day 3 – forehead kisses

“Kenapa senyum-senyum gaje kayak gitu?” Renjun bertanya pada Jaemin dengan alis bertaut ketika dia menoleh dan dilihatnya Jaemin tengah tersenyum-senyum ganjil sambil memandanginya. Makannya sepertinya belepotan karena di detik berikutnya Renjun merasakan ibu jari Jaemin mampir ke sudut bibirnya, mengusap sisa-sisa saus mayo yang menempel di sana.

“Pelan-pelan makannya,”

“Ugh, sorry,” Untuk beberapa detik Renjun terlambat memberikan respon karena, ya, sampai sekarang dia masih tidak terbiasa dengan afeksi yang ditunjukkan Jaemin di tempat umum begini, kadang-kadang itu membuatnya geli juga karena orang-orang pasti ada saja yang jadi memperhatikan mereka. Renjun tidak masalah menjadi pusat perhatian, tapi tidak begini juga. Sebaliknya, Jaemin memang